ASYIKNYA BELAJAR DARI RUMAH (BDR)MELALUI EKSPLORASI SAYURAN

in News
Dots Dots
Blobs
Blobs

Oleh surianti TK SITTI KHADIJAH TINGKARA

Upaya pembatasan pertemuan fisik (physical distancing) yang senan tiasa disosialisasikan guna mencegah dan memutus rantai penularan virus coronavirus disease (covid-19) telah berdampak signifikan diberbagai sendi kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Proses belajar mengajar disekolah dihentikan sementara dan siswa-siswa dihimbau untukbelajar di rumah guna mencegah dan menekan laju penularan virus, terutama di lingkungan sekolah.

Kegiatan belajar di rumah yang saat ini lazim disebut BDR membawa dinamika tersendiri dalam dunia pendidikan, takterkecuali Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sempat marak diberitakan di televisi maupun media massa lainnya bahwa para orang tua murid mengeluhkan proses BDR karena banyaknya tugas yang diberikan guru kepada siswanya, sehingga siswa merasa stress dengan agihan tugas-tugas yang diberikan guru dan orangtua yang juga ikut stres karena harus merasa tidak bisa mendampingi secara maksimal karena berbagai kendala yang dimiliki.Belum lagi keluhan tentang perangkat pembelajaran dan akses internet yang terbatas di beberapa daerah. Keluhan-keluhan ini tidak hanya terjadi di jenjang akademik (SD-SMA), jenjang PAUD pun terdampak, dan taksedikit orangtua mengeluhkan proses kegiatan BDR yang dirasa sangat memberatkan orang tua da nanak-anak. Oleh karena itu sebagai seorang guru PAUD, penulis juga harus memutar otak bagaimana supaya pembelajaran dan peningkatan keterampilan anak tetap bisa ditingkatkan di tengah-tengah BDR ini. Salah satu hal yang perlu diperhatikan agar anak-anak PAUD dapat tetap mengikuti BDR dengan senang hati dan orang tua pun merasa nyaman adalah dengan memperhatikan ragam kegiatan dan media yang digunakan.

Media merupakan sarana atau alat perantara terjadinya proses pembelajaran. Masih banyak guru yang mengangap saat ini, bahwa peran media dalam proses pembelajaran hanya berbatas sebagai alat bantu semata dan boleh diabaikan manakala media itu tidak tersedia. Padahal sebenarnya media merupakan bagian integral dari keseluruhan proses pembelajaran. Dan sebaiknya pemilihan media pembelajaran menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat atau sudah tersedia dirumah. Jadi, anak-anak tak perlu keluar rumah untuk mencari alat dan bahan. Bahan pembelajaran yang mudah dan tersedia dirumah tidak akan memberatkan orang tua, malah sebaliknya orangtua merasa senang bisa berkegiatan dengan anak di rumah menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah.

Belajar dari rumah haruslah menarik, bermanfaat, dan bermakna. Momen belajar dari rumah bisa menjadi kesempatan anak belajar banyak hal dilingkungannya saat ini. Lingkungan merupakan salah satu komponen terpenting dalam pengembangan tujuan,isi, proses pendidikan pada anak usia dini. Tujuan pendidikan anak usia dini diantarannya adalah membantu anak memahami dan menyesuaikan diri secara kreatif dengan lingkungannya. Lingkungan yang dimaksud memiliki memiliki konotasi pemahaman yang luas mencakup segala sumber yang ada dalam lingkungan anak(termasuk dirinya sendiri), lingkungan keluarga dan rumah, tetangga, (tetangga pedagang, tetangga dokter, tetangga peternak, tenagga petani) lingkungan yang berwujud makanan, minuman, serta pakaian, gedung dan bagunan, , kebun, persawahan dan lain-lain.

Beberapa contoh kegiatan belajar dari rumah menggunakan media sayuran

1. Memasak sayur bayam bersama bunda

Alat dan bahan

-sayur bayam,alat memasak

Langkah langkah kegiatan

- Siapkan semua alat dan bahan

- bunda mengajak anak mencuci semua bahan

- bunda dan anak memotong-motong sayur bayam

- bunda dan anak memasak sayur bayam


2. Meronce menggunakan batang kangkung

Alat dan bahan

-tali,batang kangkung,gunting

Langkah-langkah kegiatan

- Siapkan semua alat dan bahan

- Anak dan bunda memotong batang kangkung

- Anak dan bunda meronce batang kangkung

3. Menjiplak dengan daun pepaya

Alat dan bahan

- Pewarna cair, daun pepaya, kertas

Langkah-langkah kegiatan

- siapkan semua alat dan bahan

- anak dan bunda menjiplak daun pepaya

4. Menyusun daun dengan berbagai bentuk

Alat dan bahan

- Berbagai macam daun

Langkah-langkah kegiatan

- Siapkan semua bahan

- Anak dan bunda menyusun daun menjadi berbagai bentuk.

5. Membilang dengan batang kangkung

Alat dan bahan

- Potongan batang kangkung, kertas,pensil

Langkah-langkah kegiatan

- Siapkan semua bahan

- Membuat lingkaran di atas kertas dan angkah di masing-masing satu lingkaran dan anak menyimpan 1 potong batang kangkung untuk angka 1, 2 potong batang kangkung untuk angka 2 dan seterusnya.

Oleh karna itu, guna menciptakan proses pembelajaran dirumah, ragam kegiatan dan media harus senang tiasa diperhatikan oleh guru. Memang tak mudah menghadirkan model pembelajaran yang bisa mengasah banyak aspek dalam diri anak sekaligus, terlebih ketika pembelajaran dilakukan secara jarak jauh. Maka apapun yang bisa diakses oleh anak dan dekat dengan anaklah yang dapat dilakukan, dan jika ini dapat dilaksanakan dengan baik, maka proses belajar dari rumah tersebut bisa dikatakan telah benar-benar memberikan makna dan membangun karakter anak-anak usia dini.